• Jelajahi

    Copyright © BERITA ONLINE NASIONAL
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Iklan

    SUMUR YUSUF: JALAN SUNYI MENUJU ISTANA ILAHI

    Garda Network
    Sabtu, 31 Oktober 2026, Oktober 31, 2026 WIB Last Updated 2026-10-31T06:24:21Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    SUMUR YUSUF: JALAN SUNYI MENUJU ISTANA ILAHI



    Oleh: Muhammad Mas’ud Silalahi (MMS)

    “Jangan membenci Sumur Yusuf,” demikian hikmah yang terpancar dari pandangan seorang ‘Arif Billah. Sebab, tidak setiap sumur adalah tempat kehancuran. Adakalanya, sumur justru menjadi jalan rahasia Tuhan untuk mengantarkan seorang hamba menuju istana-Nya.

    Ketika manusia sibuk mengutuk mereka yang telah menjerumuskan Yusuf ke dalam sumur, seorang arif justru memandang lebih dalam. Ia melihat tangan-tangan takdir yang bekerja di balik luka, rahasia Ilahi yang tersembunyi di balik penderitaan, serta cinta Allah yang tetap menyertai hamba-Nya bahkan ketika dunia seolah meninggalkannya.

    Bukankah Yusuf harus melewati gelapnya sumur sebelum melangkah menuju istana sang Raja (?) Begitulah perjalanan ruhani. Ada kalanya Allah membiarkan kita memasuki lorong kesedihan, bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk membersihkan jiwa, mendewasakan cinta, dan mempersiapkan kita menerima amanah yang lebih besar.

    Kebijaksanaan tidak selalu lahir dari kenyamanan. Sering kali, ia tumbuh dari air mata yang jatuh dalam kesunyian, dari doa yang dipanjatkan tanpa kepastian, serta dari hati yang tetap memilih mencintai ketika hidup menghadirkan begitu banyak alasan untuk membenci.

    Semakin getir perjalanan, semakin besar kesempatan bagi jiwa untuk mengenal dirinya dan mendekat kepada Tuhannya. Namun, bukan penderitaan itu sendiri yang menjadikan seseorang mulia, melainkan bagaimana ia menjalaninya dengan sabar, menjaga iman, merawat cinta, dan tidak kehilangan cahaya di tengah kegelapan.

    Rahmat Allah kerap hadir dalam bentuk yang tidak segera kita pahami. Apa yang hari ini terasa sebagai kehilangan, kelak mungkin menjadi pintu pembebasan. Apa yang sekarang tampak sebagai kehancuran, boleh jadi sedang menjadi jalan bagi tumbuhnya kebijaksanaan.

    Maka, jangan terburu-buru membenci sumur yang sedang kita lalui. Tetaplah berbaik sangka kepada Allah, tanpa membenarkan kezaliman dan tanpa menyerah pada keputusasaan. Sebab, tugas kita bukan mengetahui seluruh rahasia takdir, melainkan menjaga kesetiaan kepada-Nya dalam setiap keadaan.

    Barangkali, sumur yang paling gelap dalam hidup kita adalah tempat Allah sedang mengajarkan makna cahaya. Dan boleh jadi, jalan yang kita tangisi hari ini adalah jalan yang kelak mengantarkan kita menuju keluasan rahmat-Nya.

    #JalanCintaMMS
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +